ReadBud

Selasa, 19 April 2011

Perpustakaan Terbesar di Indonesia

Perpustakaan yang terletak di Jl Sudirman, Pekanbaru, ini dulunya merupakan bekas gedung DPRD Riau. Pustaka ini diapit dua gedung megah lainnya, sebelah selatan ada Bank Indonesia (BI) dan sebelah utara ada Kantor Gubernur Riau. Gedung pustaka Soeman HS ini terkesan unik dan eksotis.

Bentuk bangunan dari kejauhan seperti atap gedung saling menyilang setengah lingkaran, tak ubahnya sebagai meja tempat untuk membaca Al Quran. Bentuk ini sebagai filosofi akan ajaran Islam yang erat dengan budaya Melayu.

Pustaka ini berdiri megah dengan enam lantai yang dilengkapi lift. Gedung yang menelan dana Rp 144 miliar ini memiliki daya tampung 1.000 pengunjung. Sebagai daya tarik, gedung ini dindingnya dilapisi kaca transparan. Sehingga dari ketinggian gedung pengunjung juga dapat menikmati keindahan kota.


Pengunjung pustaka ini juga dimanjakan dengan Wifi serta tersedianya aula untuk rapat dan ruang kedap suara. Bagi pengunjung yang membawa laptop, bisa mengakses internet tanpa dipungut biaya. Perpustakaan modern ini pun di lantai dasar dilengkapi cafe yang sangat terkenal di Pekanbaru, yakni kopi Kimteng.

Ruang gedung yang ber AC ini, membuat masyarakat betah untuk menimba ilmu di sana. Berbagai jenis buku tersedia di balai pustaka milik Pemprov Riau itu. Menurut Kepala Balai Pustaka Riau, Nazief Soesila Dharma kepada detikcom, Rabu (08/12/2010), di pustaka ini terdapat 239.032 eksemplar buku. Berbagai bacaan tersedia di sana, mulai buku pendidikan, untuk mahasiswa, umum dan buku untuk anak-anak.

"Kita perkirakan saban hari ada 350 orang pengunjung. Ini di luar hitungan saat hari Minggu dimana pengunjung dari luar kota berjibun ke pustaka ini bisa mencapai 500 orang. Termasuk saat bulan puasa, pustaka ini pun ramai dikunjungi," kata Nazief, seperti dikutip detiknews.com.

Secara umum, di lantai dasar khusus untuk taman bacaan anak-anak. Sedangkan di lantai dua taman bacaan untuk remaja. Lantai tiga taman bacaan untuk orang dewasa dan tersedia bilik Melayu yang menyediakan bacaan khusus tentang Melayu. Sedangkan lantai empat dan lima tersedia ruang konferensi, referensi dan teknologi informasi. Sedangkan lantai enam tersedia ruangan diskusi dan serbaguna.

Seorang pengunjung, Salsabila Said siswi SMK 4 Pekanbaru misalnya, mengaku setiap ada tugas dari sekolah dia bersama teman-temannya selalu menggali informasi dari pustaka ini. Mereka juga memanfaatkan akses jaringan internat gratis sehingga juga memudahkan untuk mengakses informasi dari internet.

"Kita merasa nyaman di pustaka ini karena dilengkapi AC. Dan buku-buku yang tersedia juga lumayan banyak. Kita sangat mudah menginginkan buku yang kita cari, karena di sini dilengkapi sistem komputerisasi sehingga seluruh jenis buku yang ada sudah tercatat. Kita tinggal sebutkan judulnya saja, pihak pengelola akan menyediakan buku tersebut," kata Salsabila.

Sementara itu, Humas Pemprov Riau, Chairul Riski menyebut, kendati di pustaka ini sudah banyak buku yang tersedia, namun bukan berarti sudah dapat mencukupi dari kebutuhan yang ada. Pemprov Riau selain menyediakan buka sendiri, namun tetap mengajak masyarakat maupun perusahaan untuk dapat menyumbangkan buku di pustaka tersebut. "Pustaka kita juga banyak menerima sumbangan buku dari masyarakat maupun perusahaan," kata Riski.


Baca selengkapnya...

One Piece Jadi Tema Sebuah Restoran di Jepang

Restoran Bajak Laut One Piece Ada di Dunia Nyata Berada di Jepang - Bagi yang suka dengan film One Piece. Ada kabar gembira. Fuji TV telah mengumumkan pada hari Selasa bahwa mereka membuka restoran resmi pertama yang terinspirasi oleh waralaba anime dan manga bajak laut One Piece di dalam komplek Ginza Meza Marche di Tokyo pada tanggal 11 Desember 2010. "One Piece Restaurant Going Merry-Go" akan tetap dibuka hingga 31 Mei.


Seperti yang dikutip megindo, restoran itu akan dihiasi seperti interior kapal Going Merry dalam ceritanya, dan akan menampilkan menu berbagai masakan yang muncul dalam ceritanya.


Menu tersebut termasuk sepotong daging kesukaan karakter utama Luffy (lengkap dengan tulang yang sering terlihat digerogotinya), sup "mengerikan" Sanji (seperti yang terlihat pada halaman 99 volume kedelapan manganya), dan buah Macedonia Nami (seperti terlihat pada halaman 31 dari volume keenam manganya). Para stafnya merencanakan berbagai acara interaktif, termasuk beberapa diantaranya dengan penampilan dari para pengisi suara animenya.

Ruang acara di lantai dua Ginza Meza Marche juga akan menjual berbagai item One Piece dari tanggal 7 Desember - 15 Desember. Ruang ini akan menampilkan sebagian menu dari restoran yang dimulai pada tanggal 11 Desember.













Potongan daging kesukaan Monkey De Luffy














Sup MENGERIKAN Sanji























Buah Macedonia Nami

















Bagaimana? Anda tertarik untuk menikmati suasana kapal Going Merry ?

Baca selengkapnya...

Penemuan Tikus Raksasa di Timor Leste

Arkeolog dan para ahli biologi dari Commonwealth Scientific and Research Organization (CSIRO), Australia, menemukan tulang dan rahang tikus raksasa di Timor-Timur. Tikus raksasa tersebut diperkirakan memiliki berat sekitar enam kilogram, atau sebesar bayi berusia tiga bulan.

Dr Ken Aplin, ahli biologi CSIRO mengatakan, bahwa di wilayah Indonesia bagian timur dan Timor Leste merupakan tempat terbaik bagi habitat hewan-hewan pengerat.

“Kami ingin agar perhatian internasional tentang konservasi tertuju ke wilayah tersebut,” kata Aplin seperti dilansir Gizmag,


Tengkorak Kepala Tikus Raksasa
Selanjutnya, ia mengatakan, melindungi semua spesies hidup adalah hal terpenting. “Hewan Pengerat membentuk 40 persen dari keragaman mamalia seluruh dunia dan merupakan elemen kunci dari ekosistem, penting untuk proses seperti pemeliharaan tanah dan penyebaran biji,” kata Aplin.

“Mempertahankan keanekaragaman hayati tikus adalah sama pentingnya dengan melindungi paus atau burung,” tambah Aplin.

Dr Alpin berpikir, bahwa rakyat Timor Leste berhasil hidup berkelanjutan sampai sekira 2.000 tahun yang lalu. Namun, ketika orang tiba di pulau tersebut, kepunahan pun mulai terjadi. Kepunahan itu terjadi dari hasil penebangan pada hutan.
Baca selengkapnya...

Tenaga Surya di Perkampungan Jerman

Distrik Vauban di kota Freiburg, Jerman sangat dicocok disebut sebagai Perkampungan Tenaga Surya. Karena semua rumah hingga perkantoran dalam kawasan ini, semuanya menggunakan tenaga matahari sebagai sumber listrik mereka.

Dimana layout proyek ini dirancang berdasarkan arah orientasi matahari pada daerah tersebut. Disaat musim panas tiba, sinar matahariyang sangat terik tidak sampai masuk kedalam rumah, namun ketika musim dingin tiba, sinar matahari dapat masuk kedalam rumah dan berfungsi sebagai penghangat pasif.



Sejak 1970-an, kota Freiburg telah mengambil langkah-langkah proaktif untuk menjadi sebuah kota yang ramah lingkungan dengan etika konservasi, perencanaan bertanggung jawab terhadap lingkungan, dan pengembangan energi alternatif – terutamatenaga surya.

Pada tahun 1992, dewan kota mengamanatkan bahwa semua bangunan kota baru harus "rendah energi" bangunan menggunakan kedua komponen surya pasif dan aktif. etika hijau di Freiburg memuncak, karena walikotanya adalah anggota Bundnis 90/Die Grunen (partai hijau Jerman)

The Solarsiedlung (desa surya) yang terletak di Distrik Vauban, Freiburg dirancang oleh Arsitek Rolf Disch. Setiap rumah dianggap sebagai pembangkit listrik mini dengan panel surya. Listrik yang diproduksi oleh semua rumah hingga perkantoran dalam proyek ini membuat Distrik Vauban sebagai proyek pemukiman tenaga surya paling modern di Eropa.

Prinsip kerja panel surya dikenal dengan prinsip photoelectric. Prinsip ini dapat dijelaskan, sbb: foton - partikel kecil yang mengandung energi - terdapat di dalam cahaya matahari. Foton akan melepaskan elektron-elektron yang menimbulkan aliran listrik jika foton ini mengenai permukaan sel fotovoltaik atau sel surya. Sel surya ini terbuat dari material semikonduktor - suatu bahan yang bersifat menghantar listrik pada suhu tinggi - yang mengandung silikon.

Selanjutnya, sekelompok sel surya disusun dalam bentuk panel-panel berukuran tertentu yang dilapisi plastik atau kaca bening yang kedap air. Rangkaian panel dirancang sedemikian rupa agar dapat mengubah energi surya menjadi listrik secara efisien, yang dikenal sebagai panel surya. Rancangan panel surya dirangkai secara seri atau paralel, untuk memperoleh output tegangan dan arus listrik yang diinginkan yaitu arus searah (DC) atau arus bolak-balik (AC).

Pada akhirnya, listrik yang dihasilkan oleh panel surya dapat langsung digunakan atau disimpan lebih dahulu di dalam baterai.


Berikut ini adalah lima elemen dasar yang harus saling berkaitan satu dengan lainnya dalam rancangan rumah tenaga surya.

1.Pengumpul
kaca jendela yang besar yang berhubungan langsung dengan matahari harus menghadap 30 derajat ke utara dan tidak boleh terhalang oleh bangunan lain atau batang kayu mulai jam 9 pagi sampai 3 sore.

2.Penyerap
dinding, lantai dan partisi merupakan benda - benda yang mampu menyerap panas dan menyimpannya.

3.Thermal mass
Thermal Mass adalah material yang bisa menimpan panas dari energi matahari dan terletak dibalik permukaan benda - benda yang bisa menyerap panas seperti lantai

4.Pendistribusian
panas yang telah dikumpulkan dan disimpan kemudian didistribusikan atau di sirkulasikan dari satu ruangan ke ruangan lain. Metode untuk mendistribusikan ini bisa secara konduksi, konveksi dan radiasi.

5.Pengaturan.
Alat - alat kontrol perlu digunakan untuk memanfaatkan energi yang telah dikumpulkan seperti termostat untuk mengetahui keadaan temperatur sehingga bisa menghidupkan dan mematikan perangkat listrik.

Baca selengkapnya...

Senin, 18 April 2011

J-Rocks tolak konser di Indonesia demi ke Jepang

J-Rocks–Iman (vokal dan gitar), Sony (gitar), Wima (bas), dan Anton (drum)–mengaku selalu ingin berbuat sesuatu untuk bisa meringankan penderitaan Jepang setelah dihantam gempa bermagnitud 8,9 dan tsunami yang dahsyat pada 11 Maret 2011. Karena itu, Iman dan rekan-rekan segrupnya tersebut rela mengesampingkan tawaran lain untuk manggung dan memilih ambil bagian dalam konser peduli Jepang, "Unite for Japan", di Hard Rock Cafe Jakarta, Minggu (17/4/2011) malam, meskipun tak menerima sepeser pun bayaran.


"Memang ada tawaran yang lain, tetapi kami pilih main di sini karena kami mau berbuat sesuatu untuk Jepang. Kebetulan tawaran yang satunya masih agak ngambang (belum pasti)," kata Iman seusai tampil dalam "Unite for Japan". Iman, sekaligus mewakili teman-teman J-Rocks-nya, mengutarakan bahwa Jepang akan segera bangkit lagi walaupun wilayah Tohoku di timur laut Jepang luluh lantak. "Orang Jepang semangatnya tinggi sekali. Dulu waktu dibom, di Nagasaki dan Hiroshima, mereka bisa bangkit lagi dan jadi lebih canggih lagi. Setelah ini mereka juga bakal bangkit lagi dan jadi lebih canggih lagi," kata Iman, yang bersama rekan-rekan J-Rocks-nya, suka mengenakan fashion ala Harajuku.

Untuk pulih dari kehancuran, menurut Iman, semangat Jepang tak perlu disangsikan lagi. "Semangat juang orang Jepang pantang menyerah dan tegar. Spiritnya itu yang luar biasa," pujinya.

Source: kompas.com
Baca selengkapnya...

Minggu, 10 April 2011

9 Pemain Sepak Bola Mati Mendadak

1. Jumadi Abdi

Jumadi Abdi, pemain yang lahir di Balikpapan, 14 Maret 1983 lalu ini meninggal di Bontang, 15 Maret 2009 pada umur 26 tahun. Pemain yang berposisi sebagai gelandang ini meninggal saat membela klubnya, Pupuk Kaltim Bontang (Bontang FC) musim 2008. Sebelumnya pemain ini pernah memperkuat Persiba Balikpapan dan Persikota Tangerang.


Jumadi Abdi meninggal dunia setelah menjalani perawatan intensif selama delapan hari. Jumadi dirawat intensif setelah berbenturan keras melawan Persela 7 Maret 2009 lalu.

Gelandang bernomor punggung 7 ini terjatuh setelah dilanggar pemain belakang Persela, Deny Tarkas. Namun, pemain Persela ini kemudian hanya diganjar kartu kuning oleh wasit. Jumadi yang langsung dilarikan ke Rumah Sakit Pupuk Kaltim ini ternyata mengalami luka pada usus halusnya.

Meski sempat menjalani operasi pada 10 Maret lalu, ternyata racun dari kotoran tubuhnya telah menyebar. Jumadi pun tak tertolong lagi.

2. Eri Irianto

26 tahun, pemain Persebaya Surabaya, meninggal dunia, diduga akibat gagal jantung, pada 3 April 2000 di RSUD dr Soetomo, beberapa jam setelah bertanding melawan PSIM Yogyakarta.

3. Samuel Okwaraji


24 tahun, meninggal pada Agustus 1989, sebelum berakhirnya pertandingan babak kualifikasi PD 1990 antara Nigeria vs Angola.

4. Phil O’Donnell


Kapten tim Motherwell (Skotlandia), 35 tahun, meninggal dunia setelah pingsan saat memperkuat timnya menghadap Dundee United dalam laga di kompetisi Liga Primer Skotlandia, Sabtu 29 Desember 2007 malam di Fir Park.


5. Antonio Puerta


bek Sevilla, 22 tahun, meninggal tiga hari sesudah (sempat) pingsan dalam laga La Liga melawan Getafe, Sabtu, 25 Agustus 2007.

6.Chaswe Nsofwa


27 tahun, mantan striker Zambia, pingsan dan meninggal ketika mengikuti sesi latihan bersama klubnya, Hapoel Beersheba (Israel). Saat itu suhu udara mencapai 40 derajat Celcius.


7.Hugo Cunha


gelandang Uniao Leiria (Portugal), 28 tahun, Juni 2005.


8.Miklos Feher

24 tahun, pemain asal Hungaria meninggal pada Januari 2004 saat memperkuat klubnya, Benfica bertanding melawan Vitoria Guimaraes.


9. Marc-Vivien Foe


28 tahun, meninggal di lapangan saat laga Kameruin vs Kolumbia, Juni 2003.

Baca selengkapnya...

Penyebab Kematian Mendadak Para Atlet




Sickle Cell Trait (SCT), meski langka, diperkirakan bisa menjadi penyebab kematian mendadak para atlet Afro-Amerika. Khususnya saat mereka sedang berlatih atau bertanding. Temuan ini dipaparkan oleh ilmuwan pada ajang American College of Cardiology Scientific Sessions, di New Orleans, 1 sampai 3 April lalu.

SCT, yang diperkirakan menjangkiti sekitar 8 persen keturunan Afrika-Amerika yang tinggal di Amerika Serikat juga diperkirakan menjadi penyebab kematian mendadak pada proses perekrutan militer, saat para calon tentara menjalankan latihan berat.



“Semula, sickle cell trait diperkirakan merupakan kondisi yang tidak berbahaya,” kata Kevin Harris, Director of the Echocardiography Laboratory, Abbott Northwestern Hospital, Minneapolis, seperti dikutip dari Physorg, 6 April 2011.

Namun demikian, Harris menyebutkan, penelitian menunjukkan bahwa dalam kondisi fisik yang ekstrim seperti ujian perekrutan militer, sejumlah individu yang mengidap SCT berpotensi meninggal mendadak. “Ini juga ternyata terjadi di dunia olahraga,” ucapnya.

Untuk memastikan, Harris dan rekan-rekannya memeriksa data kematian mendadak para atlit selama 30 tahun terakhir yang tercatat di US National Registry of Sudden Death in Athletes.

Dari 2.387 kematian mendadak yang tercatat, diketahui bahwa 22 atlit yang meninggal memiliki SCT dengan 15 kematian di antaranya, SCT disebut-sebut sebagai penyebab utama. Mereka yang meninggal berusia rata-rata 18,5 tahun. Seluruhnya keturunan Afrika-Amerika dan 20 orang diantaranya adalah laki-laki.

Seluruh atlet meninggal saat melakukan aktivitas fisik dengan 21 orang saat melakukan latihan dan satu orang saat melakukan pertandingan. Dari 22 kematian akibat SCT, 18 di antaranya merupakan atlet sepak bola, 3 orang atlet bola basket dan seorang atlet lari.

“Kondisi lingkungan seperti panas, kelembaban, dan tingkat dehidrasi juga menjadi faktor lain yang menyebabkan kematian. Ini menggarisbawahi pentingnya istirahat dan minum bagi para atlet muda,” kata Harris. “Jika atlet terdeteksi memiliki SCT, antisipasi yang cukup harus disediakan. Staf pelatih juga harus diberi tahu,” ucapnya.

Temuan ini, menurut para peneliti, juga menegaskan pentingnya melakukan pemeriksaan terhadap atlet untuk mengetahui apakah ia memiliki SCT di tubuhnya.

Baca selengkapnya...